Kamis, 30 November 2017

Contoh Isi BAB I Pada PTK


Peningkatan Hasil Belajar PAI Materi Iman Kepada Kitab-kitab Allah Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inside Outside Circle pada siswa Kelas VI SDN 105386 Tanjung Siporkis Tahun Pelajaran 2016/2017
 (OLEH : SUHARIANTO)


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Pendidikan agama Islam adalah usaha sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati hingga mengimani, bertaqwa, dan berakhlak mulia dalam menjalankan ajaran agama Islam yang bersumber dari kitab suci Al-Qur’an dan Hadits melalui kegiatan pembelajaran, bimbingan dan latihan serta penggunaan pengalaman.
Untuk menjadikan siswa yang mampu memahami, menghayati, mengimani serta mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-sehari atau dengan kata lain untuk mencapai hasil belajar yang maksimal dalam proses pembelajaran, baik pada aspek kognitif, afektif dan psikomotorik tentunya harus didukung oleh banyak faktor, baik faktor yang berasal dari dalam diri siswa (internal), maupun faktor yang berasal dari luar diri siswa (eksternal).
Faktor-faktor yang berasal dari dalam diri siswa mulai dari, minat, motivasi, harapan, bakat, kecerdasan yang dimiliki oleh siswa itu sendiri atau yang lainnya . Sedangkan faktor luar yang dapat mendukung meningkatknya hasil belajar siswa, diantaranya adalah dengan menghadirkan pembelajaran yang berkualitas. Dan pembelajaran yang berkualitas akan hadir jika didukung oleh profesionalisme seorang guru dalam merancang dan mengelolah kelas serta dapat menggunakan berbagai model, strategi, metode dan media pembelajaran yang tepat dan inovatif dalam proses belajar mengajar di dalam kelas.
Pengetahuan dan pemahaman siswa dipengaruhi oleh proses belajar mengajar yang berlangsung. Proses belajar yang berkesan, menyenangkan dan melibatkan keaktifan siswa dalam belajar akan menghasilkan daya serap siswa terhadap materi ajar akan semakin tinggi. Dan sebaliknya jika terjadi kondisi proses belejar mengajar dirasa siswa kurang menarik, tidak menyenangkan dan siswa pasif maka hasil belajar yang diperoleh juga tidak akan optimal.  
Kemampuan siswa dalam menyebutkan nama-nama kitab-kitab Allah dan Rasul-rasul yang menerimanya dengan baik dan benar serta menjelaskan Al-Qur’an Sebagai kita suci tekhir adalah merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap siswa sebagai hasil belajar pada materi beriman kepada kitab-kitab Allah di kelas VI SD. Karena dengan bisa menyebutkan nama-nama kitab Allah dan juga bisa menyebutkan nama-nama rasul yang menerimanya serta memahami penjelasan tentang Al-Qur’an sebagai kitab suci terakhir, akan semakin menambah keyakinan siswa terhadap isi dari suci itu sendiri, yang akan berinplikasi pada sikap dan perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari. Dimana materi beriman kepada Kitab-kitab Allah merupakan materi yang sifatnya konsep dan prinsip, yang di dalamnya siswa disamping dituntut untuk mampu menyebutkan nama-nama kitab Allah SWT, mampu menyebutkan dan menghafalkan nama-nama rasul yang menerima kitab-kitab Allah, siswa juga harus mampu menjelaskan tentang Al-Qur’an sebagai kitab suci terakhir.
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan ternyata masih rendahnya hasil belajar siswa kelas VI SDN 105386 Tanjung Siporkis yang terlihat dari data siswa yang menunjukkan masih banyaknya siswa yang belum mencapai nilai KKM PAI yaitu 70 pada materi Iman Kepada Kitab-Kitab Allah. Dari 27 orang siswa yang beragama Islam di kelas VI terdapat 9 orang (34,62%) telah mencapai ketuntasan sedangkan 18 orang (65,38 %) belum mencapai ketuntasan. Rendahnya hasil belajar ini disebabkan adanya kendala yang terjadi pada saat proses pembelajaran seperti guru hanya menjelaskan materi secara lisan tanpa adanya kegiatan yang bersifat melibatkan keaktifan siswa, sehingga siswa mengalami kejenuhan. Dengan kata lain, bahwa proses belajar mengajar hingga masih didominasikan oleh guru dan tidak memberikan akses bagi anak didik untuk berkembang secara mandiri.
            Materi pelajaran yang umumnya bersifat pemahaman dan sebagian hafalan masih diajarkan dengan banyak mencatat. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan daya ingat dan daya serap siswa kurang optimal, sehingga ketika diadakan evaluasi hasil belajar yang diperoleh tidak maksimal atau kurang baik.
Belajar PAI seringkali dipandang sebagian siswa sebagai materi yang kurang menarik dan membosankan, apalagi belajar materi pelajaran yang berkaitan dengan hal-hal yang gaib atau abstrak, hal  ini karena penggunaan model atau strategi pembelajaran yang kurang tepat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dicarikan solusi yang tepat untuk dapat membuat pembelajaran yang lebih menyenangkan dan memotivasi siswa untuk mengikuti proses belajar dan mendapatkan hasil belajar yang baik, diantaranya dengan menggunakan Model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle.
Model Pembelajaran Inside-Outside-Circle (Lingkaran Kecil-Lingkaran Besar), dimana dalam pembelajaran ini diterapkan suatu metode yang mengharuskan masing-masing peserta didik saling membagi informasi mengenai materi, sesuai pemahamannya pada saat yang bersamaan, dengan pasangan yang berbeda secara singkat dan teratur. Dengan diterapkannya model pembelajaran tersebut, maka peserta didik mau tidak mau harus memiliki kesimpulan mengenai materi terkait, serta peserta didik sekaligus termotivasi untuk terlibat secara aktif dalam pembelajaran.
Dengan demikian, pemilihan Model Pembelajaran Inside-Outside-Circle (Lingkaran Kecil-Lingkaran Besar) dipandang dapat mengatasi kebosanan dan kurangnya antusiasme peserta didik, serta diharapkan dapat meningkatkan keaktifan dan kreativitas peserta didik dalam mengikuti pembelajaran PAI yang akan berdampak pada meningkatnya hasil balajar siswa.
Oleh karena itu, peneliti menganggap penting melakukan perbaikan pengajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Inside-Outside-Circle untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada Materi Iman Kepada Kitab-kitab Allah mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan melakukan penelitian tindakan kelas dengan judul  Peningkatan Hasil Belajar PAI Materi Iman Kepada Kitab-kitab Allah Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inside Outside Circle pada siswa Kelas VI SDN 105386 Tanjung Siporkis Tahun Pelajaran 2016/2017.

B.     Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas, maka dapat diidentifikasi masalah yang timbul sebagai berikut:
1.      Rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada materi beriman kepada hari akhir.
2.      Proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang dilakukan guru di dalam kelas masih kurang membangkitkan motivasi belajar siswa.
3.      Proses pembelajaran dirasakan kurang menarik dan membosankan.
4.      Strategi pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi dan masih menjadikan belajar kurang menarik dan membuat siswa cenderung kurang aktif.

C.    Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang dan batasan masalah di atas, maka masalah yang akan diteliti dirumuskan sebagai berikut: “Apakah Penggunaan Model Pembelajaran Inside Outside Circle dapat Meningkatkan Hasil Belajar PAI Materi Iman Kepada Kitab-kitab Allah pada siswa  Kelas VI SDN 105386 Tanjung Siporkis Kecamatan Galang T.P.2016/2017?”


D.    Tujuan Penelitian
Sejalan dengan rumusan yang telah dikemukakan di atas, maka tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis  apakah Model Pembelajaran Inside Outside Circle dapat Meningkatkan Hasil Belajar PAI Materi Iman Kepada Kitab-kitab Allah pada siswa  Kelas VI SDN 105386 Tanjung Siporkis Kecamatan Galang T.P.2016/2017.

E.     Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan dari  hasil penelitan ini  antara lain:
a)      Bagi siswa, untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Islam
b)      Bagi guru, sebagai bahan informasi dan menambah wawasan berfikir guru dalam mengajar dan mengembangkan strategi pembelajaran khusunya dalam pembelajaran PAI.
c)      Bagi sekolah, Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan acuan dan evaluasi dalam meningkatkan mutu pembelajaran.





















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ARTIKEL REFLEKSI PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

    PGP-1-Kabupaten Deli Serdang-Suharianto-Aksi Nyata Paket Modul 3 Nama Program “Samusaman” (Satu Murid Satu Tanaman) Oleh : Suharianto Di...