Jumat, 09 April 2021

3.1.a.7. Demontrasi Kontekstual -Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran

JURNAL MONOLOG

Oleh : Suharianto
Dibimbing: Fasilitator : 31-YETTY FATRI DEWI
Pendamping : 103-H. Aisyah Hasibuan

 

·        Bagaimana Anda nanti akan mentransfer dan menerapkan pengetahuan yang Anda dapatkan di program guru penggerak ini di sekolah/lingkungan asal Anda?

Alhamdulillah sudah banyak sekali ilmu pengetahuan dan pengalaman yang saya dapatkan dari program guru penggerak selama beberapa  bulan ini, mulai dari konsep Filosofi Pendidikan Indonesia menurut Ki Hadjar Dewantara, Nilai dan Peran Guru Penggerak, Visi Guru Penggerak,  Penerapan Budaya Positif,  Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi dalam proses pembalajaran,  Pembelajaran Sosial dan Emosional terhadap murid, pemahaman tentang konsep dan praktik coaching di lingkungan sekolah dan saat ini sedang mempelajari modul  tengtang pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran .

Dari sekian banyak pengetahuan yang sudah saya dapatkan dari program guru penggerak, tentunya sebagai calon guru penggerak saya harus mentransfernya kepada rekan-rekan guru atau kepala sekolah di sekolah tempat saya bertugas, agar mereka juga (Kepala Sekolah dan Rekan Guru) sebagai bagian dari warga sekolah dapat menerima dan mengetahui pengetahuan yang saya  dapatkan dari program guru penggerak ini, dan sebagai calon guru penggerak tentunya juga harus menerapkan pengetahuan ini dengan sebaik-baiknya di dalam proses pembelajaran agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih baik kedepannya, sehingga terwujud merdeka belajar dan pendidikan yang berpihak pada murid yang akan menghasilkan murid-murid yang memiliki profil pelajar Pancasila.

Beberapa cara yang akan saya lakukan di sekolah terkait mentransfer dan menerapkan pengetahuan yang saya dapatkan di program guru penggerak ini adalah :

·         Menerapkan pengetahuan yang sudah saya peroleh dari program guru penggerak dengan sebaik-baiknya, baik di dalam kelas di saat pembelajaran atau dilingkungan sekolah dan berusaha bisa menjadi contoh bagi rekan-rekan guru yang lain di sekolah.

·         Menyampaikan kepada rekan-rekan guru dan kepala sekolah melalui obrolan santai saat jam istirahat atau dalam pertemuan formal melalui sosialisasi di sekolah terkait pengetahuan yang sudah saya dapatkan dari program guru penggerak, serta mengajak mereka sebagai bagian warga sekolah untuk dapat menerapkan juga di kelas masing-masing dalam pembiasaaan budaya positif, penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran sosial dan emosional kepada murid.

·         Melakukan koordinasi dan komunikasi dengan kepala sekolah, agar bisa menggunakan visi  sekolah berdasarkan visi dalam guru penggerak

·        Selain akan menyampaikan atau membagikan pengetahuan yang sudah diperoleh dari program guru penggerak di lingkungan sekolah, saya juga sebagai Ketua KKG PAI SD Kab.Deli Serdang akan berupaya bisa mensosialisasikan pengetahuan ini kepada rekan-rekan pengurus KKG dan Guru-guru PAI secara lebih luas di Kabupaten Deli Serdang, melalui pertemuan-pertemuan secara daring atau pertemuan-pertemuan terbatas nantinya.

·         Terus melakukan refleksi dan evaluasi terhadap apa yang sudah saya lakukan dalam mentransfer dan menerapkan pengetahuan yang sudah saya dapatkan di program guru penggerak ini di sekolah

 

·        Apa langkah-langkah awal yang akan Anda lakukan untuk memulai mengambil keputusan berdasarkan pemimpin pembelajaran?

Dalam mengambil sebuah keputusan sebagai pemimpin pembelajaran, saya harus mempertimbangkan beberapa hal, mulai dari melihat apakah kasus yang akan diambil keputusan atau kebijakan tersebut termasuk unsur dilema etika atau bujukan moral, jika itu masalah itu termasuk kedalam bujukan moral maka saya akan melakukan pengambilan keputusan yang mengandung unsur kebenaran. Namun apabila masalah atau kasus tersebut mengandung unsur dilema etika, maka ada beberapa hal yang akan saya lakukan , yaitu dengan  menggunakan 9 Langkah pengambilan dan pengujian keputusan :

1)    Mengenali bahwa apakah ada nilai-nilai yang saling bertentangan dalam situasi ini.

2)    Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini.

3)    Kumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan situasi ini

4)    Pengujian benar atau salah

·         Uji Legal

Mempertanyakan kelegalannya yang menyangkut aspek pelanggaran hukum. Bila jawabannya adalah iya, maka pilihan yang ada bukanlah antara benar lawan benar, namun antara benar lawan salah.

·         Uji Regulasi/Standar Profesional

Melihat bagaimana dalam aspek yang menjadi pertimbangan apakah ada pelanggaran peraturan atau kode etik. Kita tidak bisa dihukum karena melanggar kode etik profesi,, tapi kita akan kehilangan respek sehubungan dengan profesi Anda.

·         Uji Intuisi

Langkah ini mengandalkan tingkatan perasaan dan intuisi Anda dalam merasakan apakah ada yang salah dengan situasi ini

·         Uji Halaman Depan Koran

Mempertimbangkan perasaan bila keputusan ini dipublikasikan pada halaman depan dari koran dan sesuatu yang merupakan ranah pribadi Anda tiba-tiba menjadi konsumsi masyarakat.

·         Uji Panutan/Idola

Dalam langkah ini, saya  akan membayangkan apa yang akan dilakukan, oleh seseorang yang merupakan panutan saya dalam mengambil sebuah keputusan.

5)    Pengujian Paradigma Benar lawan Benar,  dengan mempertimbangkan 4 Paradigma Pengambilan Keputusan yaitu

a.    Individu lawan masyarakat (individual vs community)

b.    Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy)

c.    Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty)

d.  Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term)

6)  Melakukan Prinsip Resolusi, dengan mempertimbangkan 3 Prinsip Pengambilan  Keputusan :

a.    Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking)

     Yaitu pengambilan keputusan yang dilakukan karena itu yang terbaik untuk kebanyakan  orang

b.    Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking)
Yaitu Pengambilan keputusan dengan mengikuti prinsip atau aturan-aturan yang telah ditetapkan

c.    Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking)
Yaitu memutuskan Sesuatu dengan pemikiran apa yang kita harapkan orang lain lakukan  terhadap diri kita.

 7)   Investigasi Opsi Trilema
        Melihat opsi kreatif yang bisa dilakukan dalam mengambil sebuah keputusan

 8)    Membuat Keputusan yang tepat 

 9)  Melihat lagi keputusan dan  Merefleksikan

Demikianlah beberapa langkah-langkah yang akan saya lakukan dalam mengambil sebuah keputusan sebagai pemimpin pembelajaran 

·        Mulai kapan Anda akan menerapkan langkah-langkah tersebut, hari ini, besok, minggu depan, hari apa? Catat rencana Anda, sehingga Anda tidak lupa.

Saya akan memulai menerapkan langkah-langkah tersebut sesegera mungkin, jika menemukan masalah atau kasus dilema etika dalam diri saya sendiri, pada murid-murid saya di dalam pembelajaran, kemudian saya akan mengembangkan ke komunitas lingkungan saya, yaitu komunitas praktis sekolah yang sudah kami bentuk, yang selanjutkanya diterapkan ke Komunitas Kelompok Kerja Guru  Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar (KKG PAI SD) tingkat Kecamatan dan Komunitas KKG PAI Kabupaten Deli Serdang secara umum, dimana saya sebagai ketua Komunitas di dalamnya. Dalam setiap pengambilan keputusan, saya akan berusaha konsisten dengan tahapan-tahapan tersebut agar dalam pengambilan keputusan bisa berjalan dengan tepat,efektif, baik dan benar.

·        Siapa yang akan menjadi pendamping Anda, dalam menjalankan pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran? Seseorang yang akan menjadi teman diskusi Anda untuk menentukan apakah langkah-langkah yang Anda ambil telah tepat dan efektif

Orang-orang yang akan menjadi pendamping saya dalam menjalankan pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran yaitu, Kepala Sekolah saya sebagai pimpinan di sekolah, rekan-rekan guru di sekolah, rekan-rekan pengurus KKG PAI, dan rekan-rekan CGP di Kabupaten Deli Serdang yang akan menjadi teman diskusi saya untuk menentukan apakah langkah-;langkah yang saya ambil telah tepat dan efektif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ARTIKEL REFLEKSI PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

    PGP-1-Kabupaten Deli Serdang-Suharianto-Aksi Nyata Paket Modul 3 Nama Program “Samusaman” (Satu Murid Satu Tanaman) Oleh : Suharianto Di...